Seputar Peradilan

DDTK Implementasi E-Court, E-Litigasi dan ATK Perkara di Pengadilan Agama Marabahan

WhatsApp Image 2019 12 13 at 11.04.33 AM3

Sebagai salah satu upaya peningkatan pelayanan perkara melalui e-court dan e-litigasi. Pimpinan Pengadilan Agama Marabahan menghimbau seluruh pegawai tidak hanya sebatas pegawai yang bertugas di bagian  PTSP “berkenalan” dengan Aplikasi E-Court dan E-Litigasi. Hal ini selain bertujuan agar Pegawai PA Marabahan mampu memberikan penjelasan yang benar dan mampu mendaftarkan perkara melalui sistem Online tersebut. Hal ini disampaikan melalui kegiatan rutin Apel senin pagi tanggal 9 Desember 2019.

Jumat, 13 Desember 2019 betempat di ruang Rapat dan Command Center PA Marabahan dilaksanakan Diklat Ditempat Kerja (DDTK) dengan materi sosialisasi dan penerapan E-Court, E-Litegasi dan ATK Perkara.,  Kegiatan yang dihadiri oleh Ketua PA Marabahan, Rusdianam S.Ag, Wakil Ketua PA Marabahan, Muhammad Radhia Wardana, SHI, Panitera, Wakil Panitera, Panmud, JS dan JSP, Petugas dan PTSP dilaksanakan pada pukul 09:30 dengan pemateri di isi oleh dua orang Anggota Tim Satgas IT Banua yang sebelumya telah mendapat pelatihan khusus dari PTA Banjarmasin, dimana materi E-Letigasi dibawakan oleh bapak Anas Rudiansyah, S.H.I, M.H. sedangkan materi E-court dan ATK Perkara dibawakan oleh bapak Amrullah, S.H.

 WhatsApp Image 2019 12 13 at 11.04.33 AM  WhatsApp Image 2019 12 13 at 11.04.31 AM

Dalam sambutan pembuka Wakil Ketua PA Marabahan mengatakan bahwa e-court dan e-litigasi merupakan salah satu program unggulan Mahkamah Agung dan sudah seharusnya kita mampu memahami dan mampu menggunakannya dengan baik, melalui kegiatan ini diharapkan nantinya jika sewaktu-waktu petugas pojok e-court berhalangan, pegawai lain mampu menggantikan dengan sama baiknya agar pelayanan prima terhadap masyarakat tetap dapat dilaksanakan.

Secara umum beliau juga menjelaskan bahwa Aplikasi E-Court adalah aplikasi yang memungkinkan dilakukannya pendaftaran oleh masyarakat pencari keadilan secara online. Tentunya setelah melengkapi persyaratan yang dibutuhkan. Jika dulu e-court hanya bias diakses oleh pengacara yang telah mendaftarkan diri sebelumnya, maka sekarang e-court sudah dapat digunakan oleh masyarakat dengan syarat memiliki email, rekening dan nomor HP pribadi. Sedangkan e-litigasi merupakan sebuah terobosan baru dalam tatacara persidangan modern. Jika dulu persidangan hanya bias dilakukan dengan mewajibkan penggugat, tergugat dan saksi berhadir di Ruang Sidang kantor Pengadilan, maka sekarang persidangan dapat dilakukan secara online diantaranya replik duplik yang dapat dilakukan melalui email, pemeriksaaan saksi yang dapat dilakukan melalui teleconference melalui bantuan dari Pengadilan luar wilayah hukum.

Sedangkan Aplikasi ATK Perkara adalah aplikasi buatan bapak Amrulah, S.H dari PA Marabahan. Bertujuan untuk memudahkan perhitungan, permintaan dan pendistribusian ATK perkara. Aplikasi yang berbasis web ini dapat di buka melalui computer masing-masing pegawai sehingga memudahkan petugas pengelola ATK perkara dalam melakukan rekap permintaan dan stok barang.

 WhatsApp Image 2019 12 13 at 11.04.28 AM  WhatsApp Image 2019 12 13 at 11.04.20 AM1

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kemampuan pegawai dalam mengimplementasikan 9 aplikasi unggulan Mahkamah Agung